Pemerintah Kabupaten Jombang Lakukan Sosialisasi Tentang Virus Corona
Jombang SARANAPOS. com,
Mencuatnya wabah virus Corona yang sempat membuat masyarakat dunia panik karena wabah tersebut sudah membunuh ribuan manusia, membuat pemerintah Kabupaten Jombang harus menjelaskan kepada masyarakat Jombang.
Untuk itu pada Jum'at 6/3/2020 Bupati Jombang dan Forkopimda serta Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang melaksanakan sosialisasi terkait virus Corona di ruang Swagata pendopo Kabupaten Jombang.
Acara Sosialisasi tentang Virus Corona dihadiri juga oleh Sekda, Staf ahli Bupati, Kepala OPD, Asisten, Camat, Kapolsek, Danramil dan Tokoh masyarakat Jombang.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang mengatakan, saat ini Kementrian Kesehatan telah memeriksa 388 orang, yang positif terkena virus Corona 2 orang, nefatif 371 orang dan proses pemeriksaan 15 orang. Dari 371 orang negatif Virus Corona 188 orang dari ABK World Dream, tutur drg. Subandriyah.
"Kepada semua Puskesmas yang ada di kabupaten Jombang bertugas, melakukan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah kerjanya tentang gejala, tanda dan cara melakukan pencegahan penularan virus Corona. Sedangkan tanda tanda terjangkit Virus Corona adalah Demam disertai batuk pilek, sakit tenggorokantenggorokan/sesak nafas yang muncul 14 hari sejak yang bersangkutan pulang dari negara terjangkit Virus Corona," kata Kadis Kesehatan Jombang.
Puskesmas juga harus melakukan surveilens tentang gejala virus Corona,
Segera merujuk pasien yang mengalami gejala terindikasi virus Corona, melakukan simulasi pencegahan penularan virus Corona yaitu Hand higienis, etika batuk dan penggunaan APD, tukas Kadis Kesehatan.
Lebih lanjut drg. Subandriyah menyampaikan, Puskesmas harus, memastikan keberadaan orang yang terindikasi virus Corona, selalu melakukan komunikasi resiko virus Corona kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan dan segera ke fasyankes kalau mengalami gejala seperti terkena virus Corona. Melalaporkan secara berjenjang hasil pemantauan mulai jaringan puskesmas ke Dinkes Kabupaten dan Dinkes Provinsi Jawa Timur, ujar Kadinkes Jombang.
Bupati Jombang Hj. Munjidah Wahab menjelaskan kepada media, masyarakat tidak perlu panik yang berlebihan Dinas Kesehatan telah siap untuk mengantisipasi masalah Virus Corona ini. Masyarakat tidak perlu memborong masker karena kalau kita sehat tidak perlu pakai masker. Dinas Kesehatan sudah melakukan koordinasi dengan Rumah Sakit dan Puskesmas se Kabupaten Jombang untuk tetap siaga menghadapi virus Corona, jangan sampai kecolongan dalam mengawasi warga yang habis bepergian atau datang dari negara yang terserang virus Corona, tutur Hj. Munjidah Wahab.
Sedangkan Kapolres Jombang kepada awak media mengatakan, perlu kita luruskan bahwa tidak ada kelangkaan masker di Jombang. Diharapkan kepada Masyarakat Jombang tidak usah panik dan memborong masker karena kalau orang sehat tidak perlu pakai masker. Masyarakat juga tidak perlu menimbun masker, tutur Boby Pa'ludin Tambunan SIK. MH.
Ketua DPRD Kabupaten Jombang menyampaikan, masyarakat tidak perlu takut dengan virus Corona, yang ditakuti dan diwaspadai adalah Narkoba, penyakit diabetes, penyakit Jantung itu yang harus mendapatkan perhatian serius dari Pemkab Jombang, tegas Mas'ud Zuremi.
(Wots Sp).


Tidak ada komentar