Breaking News

STIE PGRI Dewantara Menandatangani MoU Dengan Pemerintah Kabupaten Jombang



Jombang SARANAPOS. com, Pada kesempatan ini atas berkat rahmat, hidayah dan Inayah dari Allah SWT antara STIE PGRI Dewantara Jombang  menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintahan Kabupaten Jombang.
Penandatanganan dilaksanakan pada hari Senin 3/2/2020 di ruang Rapat Hotel Yusro Jombang.

Ketua STIE PGRI Dewantara Jombang sebelum penandatanganan nota kesepahaman mengatakan, alhamdulillah pada hari ini kita bisa menghadiri penandatanganan nota kesepahaman atau kerjasama antara Bupati Jombang dengan STIE PGRI Dewantara Jombang dan dilanjutkan dengan acara talkshow  Social Enteeprise. Di Jombang terdapat 2800 lebih Kepala rumah tangga perempuan yang telah mengikuti program Jalin matra dari provinsi Jawa Timur, yang dibina oleh Universitas Brawijaya Malang. Program ini sudah selesai dilaksanakan tapi belum semua ibu rumah tangga ini menjadi mandiri secara ekonomi sehingga STIE PGRI DEWANTARA Jombang merasa terpanggil melalui pusat kajian kewirausahaan kami akan melakukan pendampingan kepada pendamping kepala rumah tangga perempuan di kabupaten Jombang, tutur Dra. Yunief Mujiati Suaidah.

Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Ibu Bupati Jombang Hj. Munjidah Wahab dan Wakil Bupati Jombang Pak Sumrambah yang berkenan hadir di acara penandatanganan nota kesepahaman atau MoU yang dilaksanakan hari ini. Mudah-mudahan kerjasama (MoU) bisa berjalan sesuai dengan yang kita harapkan, ujar Yunief Mujiati Ketua STIE PGRI DEWANTARA Jombang.

Hj. Munjidah Wahab menyampaikan, Perguruan tinggi merupakan Lembaga yang strategis seperti yang sudah disampaikan oleh Ibu Ketua STIE PGRI Dewantara Jombang bahwa STIE melakukan riset dan kajian yang dilakukan STIE PGRI Dewantara Jombang. Sebagai eksistensi Peran Perguruan tinggi merupakan  salah satu agen pembangunan dari  daerah yang kita cinta. Saya berharap STIE PGRI Dewantara Jombang ini mengambil peran untuk percepatan pembangunan di kabupaten Jombang terutama dibidang ekonomi, tutur Bupati Jombang.

Atas nama masyarakat dan pemerintah Kabupaten Jombang kami mengucapkan terimakasih kepada Ketua STIE PGRI Dewantara Jombang dan jajarannya yang telah melaksanakan kegiatan yang penandatanganan nota kesepahaman dengan Pemkab Jombang untuk bekerjasama bidang pengembangan sumber daya manusia dan aparatur penelitian serta pengabdian kepada masyarakat, ungkap Bupati.

Kita semua berharap dengan dilaksanakan nya penandatanganan MoU kian memperkuat komitmen kita baik itu pemkab Jombang maupun STIE PGRI Dewantara Jombang untuk terus berkiprah dan bersama sama berkarya nyata dalam memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kabupaten Jombang, tandas Bupati.

Sebagaimana kami katakan diatas Perguruan tinggi merupakan bagian yang sangat strategis dalam mendorong percepatan pembangunan di daerah dan masyarakat berkenaan dengan itu khusus nya dalam konteks percepatan pembangunan di kabupaten Jombang maka terlepas dari nota kesepakatan ini ada beberapa harapan yang ingin kami sampaikan kepada Civitas akademika STIE PGRI Dewantara Jombang yaitu pertama senantiasa mengadakan study- study kebijakan untuk disumbangkan kepada Pemda sehingga kemudahan kami dalam menentukan prioritas program pembangunan sesuai dengan kebutuhan daerah, kedua terus mengembangkan model pembangunan daerah dengan mempertimbangkan sektor sektor unggulan yang dapat diangkat dan dimanfaatkan oleh Pemda dan masyarakat, ketiga terus memantapkan pengabdian kepada masyarakat, dengan cara membuat program program yang bisa bermanfaat dan bisa mensejahterakan masyarakat kabupaten Jombang, pungkas Bupati Jombang Hj. Mukjidah Wahab.

Kepada media Dra. Yunief Mujiati Suaidah mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan sinergis pemkab Jombang dengan STIE PGRI Dewantara Jombang dalam melaksanakan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Seperti yang kita lakukan hari ini yaitu membekali Ibu ibu pendamping kepala rumah tangga
 perempuan untuk menjadi mandiri secara ekonomi dan memberikan dampak kepada masyarakat sekitarnya, pungkas Yunief Mujiati Suaidah.

Acara selanjutnya adalah dialog tentang social enterprise for women and entrepreneur revolution yang dipandu oleh pembina dari Universitas Brawijaya Malang.
(Wots Sp).

Tidak ada komentar