Breaking News

Wakil Bupati Jombang Didampingi Kepala Dikbud Dan Kepala Kominfo Ikut Kirap Pusaka Gunung Pucangan



Jombang SARANAPOS. COM,
Prosesi Kirap pusaka dari Kantor Desa Cupak ke Gunung Pucangan pemberangkatannya dilakukan oleh Sumrambah Wakil Bupati Jombang yang didampingi oleh         dr. Budi Nugroho Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Kominfo Budi Winarno, Camat serta Kepala Desa Cupak.
Kirap pusaka dilakukan pada Selasa 3/9/2019 yang diberikan dari balai Desa Cupak menuju Gunung Pucangan.

Prosesi kirab pusaka didahului penyerahan kuali kecil dari Kepala Desa kepada Wakil Bupati Jombang kemudian Wakil Bupati memecahkan kuali yang berisi air dan bunga sebagai tanda pemberangkatan peserta kirab.
Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim kirab pusaka Gunung Pucangan resmi saya berangkatkan, tutur Wakil Bupati Jombang.
Para peserta kirab langsung berjalan menuju Gunung Pucangan yang diiringi oleh kesenian tradisional dan Patrol.
Setelah itu Wakil bupati Jombang menuju pendopo Gunung Pucangan untuk menyambut kedatangan rombongan kirab tersebut.
Sekitar satu jam peserta kirab pusaka sampai di Gunung Pucangan dan Wakil Bupati Jombang didampingi oleh Kadis Dikbud, Kepala Kominfo, Camat Ngusikan, Kepala Desa Cupak dan pejabat Perhutani Jombang menyambut rombongan kirab pusaka dan ikut mengiringi kirab pusaka menuju tempat acara inti dilapangan Gunung Pucangan.
Ditempat ini Wakil Bupati Jombang dan para hadirin menyaksikan tari Dewi Kilisuci yang menggambarkan tentang Sosok Dewi Kilisuci yang bertapa di Gunung Pucangan setelah menolak diangkat Jadi putri Mahkota oleh Ayahnya.

Setelah tari Dewi Kilisuci berakhir Wakil Bupati Jombang menerima Songsong Agung dari Penari untuk diserahkan kepada Kepala Desa Cupak Winaraseno. Setelah itu Wakil Bupati dan rombongan menerima air dari tujuh mata air yang ada di Gunung Pucangan dari para penari Dewi Kilisuci. Wakil Bupati beserta rombongan kemudian menuju gentong tempat untuk menuangkan air dari tujuh mata air digentong tersebut. Wakil Bupati Jombang kemudian mengambil air tersebut untuk dibuat mengusap wajah dan sisanya diminum.
Prosesi selanjutnya Wakil Bupati Jombang mengambil air tersebut dengan gayung yang diberikan kepada pejabat yang hadir yaitu dr. Budi Nugroho, Budi Winarno, Wahyu, Winaraseno dan pejabat Perhutani Jombang.
Wakil Bupati Jombang juga memberikan air 7 mata air kepada masyarakat Ngusikan yang hadir diacara kirab pusaka Gunung Pucangan ini.
Kepala Desa Cupak mengatakan, saya dan warga mengucapkan Terima kasih dan selamat datang kepada Bapak Wakil Bupati Jombang dan rombongan yang menyempatkan hadir di Gunung Pucangan.
Saya mohon maaf atas semua kekurangan dalam menyambut Bapak Wakil Bupati Jombang dan rombongan, tuturnya.

Sumrambah Wakil Bupati Jombang mengatakan, alhamdulillah hari ini kita bersama warga Cupak Gunung Pucangan melaksanakan kirab Pusaka. Ternyata bangsa kita ini punya budaya yang sangat Adi Luhung bisa yang tidak kalah dengan budaya Barat. Namun saat ini banyak generasi muda yang meniru-niru budaya barat, ini yang harus menjadi perhatian kita. Kenapa generasi muda kita ada yang tidak mau mempelajari budaya kita yang Adi Luhung ini, padahal banyak orang barat yang mau belajar tentang budaya bangsa Indonesia, tutur Wakil Bupati Jombang.
Dengan momentum kirab pusaka Gunung Pucangan  ini saya berharap generasi muda kita menjadi lebih menyukai budaya kita yang Adi Luhung daripada mempelajari budaya barat yang sangat tidak cocok dengan budaya bangsa Indonesia. Tahun depan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kominfo Kabupaten Jombang harus ikut ambil bagian di acara kirab pusaka Gunung Pucangan ini. Saya minta Kepala Desa Cupak berkoordinasi langsung dengan Dinas terkait sehingga acaranya lebih baik dan meningkat lagi, pungkas Sumrambah Wakil Bupati Jombang.

Setelah rangkaian acara selesai dr. Budi Nugroho Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang mengatakan, Dinas pendidikan dan Kebudayaan Jombang siap untuk membantu acara kirab pusaka Gunung Pucangan ini di tahun 2020 dan siap berkoordinasi dengan pemerintah Desa Cupak, pungkasnya.
(Wots Sp).

Tidak ada komentar