Bupati Buka Sarasehan Peringatan Hari Koperasi ke 72 Kabupaten Jombang Tahun 2019
Jombang SARANAPOS. COM, Koperasi adalah sebuah organisasi ekonomi yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang seorang demi kepentingan bersama. Koperasi berlandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan Azas kekeluargaan.
Karena keberadaan koperasi itu sangat penting maka Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jombang melaksanakan Sarasehan dalam rangka peringatan hari Koperasi ke 72 tahun 2019. Acara sarasehan dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Jombang pada Selasa 3/9/219.
Kepala Dinas Koperasi Jombang mengatakan, acara Sarasehan kita laksanakan dalam rangka peringatan hari koperasi ke 72. Saya ucapkan selamat datang kepada Ibu Bupati Jombang, narasumber Muchsin dan Wakil Bupati Jombang Sumrambah.
Saya mohon Ibu Bupati berkenan untuk membuka acara Sarasehan ini, ujar Muntholib MSi.
Acara yang dibuka Oleh Bu Bupati Jombang H. Munjidah Wahab menampilkan narasumber Wakil Bupati Jombang dan dari Dinas Koperasi provinsi Jawa Timur.
Bupati Jombang mengatakan, Koperasi merupakan organisasi ekonomi yang berazaskan kekeluargaan. Dalam melaksanakan kegiatan ekonomi Koperasi berlandaskan prinsip berkembangnya ekonomi kerakyatan.
Koperasi sebagai pilar perekonomian bangsa Indonesia sudah menunjukkan bukti nyata, dalam keadaan apapun koperasi tetap eksis dan mandiri, tutur Bupati Jombang.
Saya mohon semua peserta Sarasehan mengikuti acara ini hingga selesai, akhirnya dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim acara Sarasehan hari Koperasi ke 72 tahun 2019 saya nyatakan dibu bhka dan mulai, pungkas Bupati Jombang.
Moderator Sarasehan Drs. Muchsin dari perwakilan KUD Provinsi Jawa Timur mengatakan, sebagai pembuka narasumber pertama yang akan memberikan materi adalah Bapak Sumrambah SP Wakil Bupati Jombang dipersilahkan, katanya.
Memulai materi Wakil Bupati Jombang mengatakan, Bung Hatta sebagai Bapak Kooperasi Indonesia memberi pelajaran kepada kita semua tentang pentingnya Koperasi. Menurut Bung Hatta Koperasi merupakan pilar ekonomi yang sangat kuat karena Azas Koperasi adalah kekeluargaan. Sebagai organisasi ekonomi yang dilakukan oleh orang-seorang demi kepentingan bersama dan berprinsip gerakan ekonomi rakyat maka pengurus Koperasi harus mampu memenuhi kebutuhan anggotanya dengan baik, tutur Wakil Bupati Jombang.
Kalau dihubungkan dengan Kabupaten Jombang yang penduduknya sekitar 1,4 juta, katakan kebutuhan dasar perorang Rp. 20.000 saja maka peredaran uang sekitar 28 M sampai 30 M. Seandainya Kopwan atau organisasi Koperasi yang ada di Jombang bisa memenuhi kebutuhan dasar tersebut maka InsyaAllah Koperasi kita akan makmur. Misalnya, Wonosalam produksi sayuran, kemudian Plandaan, Ploso,Kabuh, Kudu, dan Ngusikan produksi telur, Kesamben, Bandar Kedungmulyo produksi beras dan sebagai maka Koperasi Wanita dan Koperasi lainnya bisa berjalan dengan baik.
Sebagai contoh, bila Koperasi A bikin kripik semua bikin kripik, Koperasi B bikin tahu semua bikin tahu lalu siapa yang beli, kata Wakil Bupati Jombang.
Untuk itu sekarang mulailah untuk saling berkoordinasi dan bersinergi antar koperasi untuk mengambil peluang yang ada, baik untuk pengadaan telur, beras, sayur dan yang lainya sehingga kita tidak usah ambil telur dari Blitar. Kalau saja koperasi dan BUMDes punya 1000 ekor ayam petelur dengan modal Rp. 120 juta, maka insyaallah kebutuhan telur di kabupaten Jombang bisa teratasi, kata Sumrambah Wakil Bupati Jombang.
Ayo kita mulai untuk bersinergi dan berkoordinasi antar Koperasi yang ada di Jombang, untuk memakmurkan warga Jombang menuju Masyarakat Jombang yang berkarakter dan berdaya saing, pungkas Sumrambah.
Selanjutnya berturut-turut narasumber dari Kepala UPT Balai Latihan koperasi Dinas Koperasi provinsi Jawa Timur Imam Sutrisno MM dan Edi Susanto Ketua Dekopinda Jombang.
(Wots Sp).



Tidak ada komentar