Breaking News

Khofifah: Jurnalis saya beri keleluasaan mengawasi dan mengawal Pembangunan di Jawa Timur



Surabaya SARANAPOS. COM, Setelah dilantik pada tanggal 13 Pebruari 2019 Gubernur Jawa Timur Khofifah IP terus melakukan koordinasi dengan jajaran  pejabat di lingkungan provinsi Jawa Timur.
Kepada media Gubernur Jawa Timur mengatakan, saya memberikan keleluasaan kepada media untuk ikut mengawasi dan mengawal pembangunan di Jawa Timur, tutur Gubernur.
Komitmen dari Gubernur Jawa Timur ini membuat insan  pers senang dan sangat mendukung komitmen tersebut.
Hal itu dikatakan Gubernur Jawa Timur saat menggelar silaturahim dengan para awak media baik elektronik, media cetak dan media online di balkon lantai 2, di Gedung Negara Grahadi Surabaya  kemarin. Dalam jumpa pers tersebut Gubernur Jawa Timur didampingi oleh Sekda Heru Tjahyono, Kepala Dinas Kominfo Ardo Sahak, Kepala BPKAD Djumala, Kepala Biro umum Ashari Abubakar dan Kepala Biro Humas dan protokol Aries Agung Paewai.
Gubernur Jawa Timur Khofifah IP menjelaskan, saya memberikan keleluasaan kepada insan pers karena saya mempercayai dengan dibantu pers yang secara langsung ikut mengawasi dan mengawal pembangunan di Jawa Timur program pembangunan yang di lakukan provinsi Jawa Timur dapat berjalan lancar dan dapat ter sosialisasikan serta diketahui oleh Masyarakat Jawa Timur. Dan menurut saya media lah  instrumen yang dapat membantu pemerintah provinsi Jawa Timur dalam mensosialisasikan dan ikut mengawal pembangunan infrastruktur di Jawa Timur, tegas Gubernur Jawa Timur Khofifah IP.
Gubernur Jawa Timur juga mengajak media massa untuk selau bergandengan tangan dengan pemerintah provinsi Jawa Timur demi terwujudnya percepatan pembangunan dan kemakmuran serta kesejahteraan masyarakat Jawa Timur. Dan saya menginginkan adanya space khusus yang fungsinya untuk menginformasikan dan menyosialisasikan program pembangunan dilaksanakan oleh pemerintahan provinsi Jawa Timur. Salah satu contoh adalah tentang menjaga kebersihan sungai di Jawa Timur, yang sudah di lakukan Deklarasi oleh relawan Jogo Kali, imbuh Gubernur Jawa Timur.
Menjaga kebersihan sungai saya nilai sangat mendesak  karena saat ini kondisi sungai telah mengalami pencemaran akibat pembuangan pempers (popok bayi), karena dampaknya sangat luar biasa sekali karena ikan yang telah makan pempers bisa berubah gennya jadi ikan betina atau sebaliknya, jadi jangan heran jika saat ini banyak anak laki-laki berkelakuan seperti perempuan dan sebaliknya akibat makan ikan dari sungai, tutur Gubernur Khofifah IP.
Para jurnalis bisa melakukan audit di setiap OPD untuk menciptakan pemerintahan yang Cepat, efektif, tanggap, transparan dan responsif (CETTAR), pungkas Gubernur Jawa Timur.
(Tim Sp/HumpersJt)6

Tidak ada komentar