Breaking News

Merintis Desa Wisata Berbasis Edukasi Lingkungan


Jombang, Saranapos.com, Pemerintah Desa Wonosalam yang saat ini sedang melakukan upaya pemberdayaan kepada petani untuk dapat meningkatkan pendapatannya melalui program Desa Wisata. 

Dengan Desa Wisata diharapkan selain dapat meningkatkan pendapatan masyarakat desa juga akan  dapat menjaga kelestarian lingkungan karena  kegiatan wisata ini tidak akan merusak lingkungan akan tetapi justru bisa melakukan edukasi kepada masyarakat akan arti pentingya tetap menjaga keseimbangandan kelestarian  alam.  

Program ini dilakukan dosen Unair bersama dengan masyarakat  yang dua tahun terakir telah merintis suatu usaha pariwisata desa yang berbasis pada edukasi lingkungan. 

Wonosalam selama ini hanya dikenal sebagai daerah pariwisata di Kabupaten Jombang yang menghasilkan produk buah seperti   durian, salak, kopi dan cengkeh.  Agar lebih banyak menarik para wisatawan maka perlu ditambah lagi Icon Desa Wisata yaitu wisata  Budidaya Jeruk. 

Budidaya Jeruk dipilih selain untuk melengkapi Icon Desa Wisata di Wonosalam juga dengan pertimbangan bahwa masing-masing buah mempunyai musim buah yang berbeda waktunya sehingga diharapkan  kapanpun wisatawan berkunjung ke Wonosalam ada buah yang dapat dijadikan daya tarik setiap musim buah di  sepanjang tahun. 


Program ini diharapkan dapat membantu petani dalam merintis  Wisata Desa berbasis lingkungan sehingga dapat dijadikan destinasi desa  wisata yang berbasis lingkungan dengan Icon wisata Ekoeduwisata  yaitu wisata yang memadukan aspek  wisata dan pendidikan yang berbasis lingkungan dan kebudayaan lokal.

Pemberdayaan masyarakat ini merupakan langkah awal  dalam upaya membangun ekonomi yang berkelanjutan, dalam jangka panjang Pemberdayaan yang dilakukan LPPM Unair sebagai kegiatan dosen Sekolah Pascasarjana yang dalam hal ini dilakukan oleh Dr. H. Suparto , Dr Rr. Herini , Dr.Bambang dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi bidang pengabdian kepada masyarakat di dusun ampel gading sebanyak 30 warga menanam bibit jeruk di halaman masing-masing warga. 

Dengan demikian     diharapkan dapat meningkatkan skill kelompok tani dalam budidaya tanaman jeruk dan diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi yang berbasis pada pertanian dan lingkungan, sehingga  pendapatan petani di Wonosalam dapat meningkat.  

Dalam pelaksanakan  pemberdayaan masyarakat akan dilakukan secara bertahap dan terus menerus sehingga  mempunyai dampak  ekonomi dan sosial yang nyata. Upaya pemberdayaan masyarakat melalui  desa wisata akan berhasil jika ada sinergi antara  masyarakat , pemerintah lokal serta perguruan tinggi.(Alma)

Tidak ada komentar