Pekerja Seni Ludruk Di Kabupaten Jombang Tidak tersentuh Bansos dari Pemerintah Kabupaten Jombang
Jombang SARANAPOS.COM, Pandemi Covid-19 yang hampir melumpuhkan perekonomian masyarakat berimbas kepada sepinya job pekerja seni Ludruk.
Menurut penjelasan Ketua paguyuban Ludruk Jombang Jamil kepada SARANAPOS.COM, pada Senin 25/5/2020 di rumahnya mengatakan, job manggung pekerja Seni Ludruk mulai bulan Maret 2020 sampai Juni 2020 dibatalkan semua. Otomatis penghasilan pekerja seni Ludruk nihil atau nol. Harapan kami sebagai pelaku pekerja seni mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang. Sampai saat ini belum pernah diberi bantuan sosial oleh Bupati Jombang atau Dinas terkait, tutur Jamil.
Anggota pekerja seni Ludruk sudah menjerit karena 3 bulan tidak ada pemasukan sama sekali. Untuk itu kami mohon Bupati dan Wakil Bupati Jombang serta Dinas terkait memperhatikan kami para pekerja seni Ludruk, ungkap Jamil.
Imbas covid-19 yang menyasar perekonomian masyarakat dan membuat masyarakat terdampak langsung covid-19 sangat membutuhkan bantuan sosial dari pemerintah. Yang saat ini pemerintah telah mencairkan bansos APBD Kabupaten Jombang, bansos Kemensos, bansos BLT- DD, dan bansos provinsi. Dari 4 sumber bansos tersebut pekerja seni Ludruk tidak tersentuh sama sekali. Hal inilah yang harus menjadi perhatian pemerintah Kabupaten Jombang dan menjadi harapan para pekerja Seni Ludruk Jombang.
(Wots Sp).

Tidak ada komentar