Pedagang Pasar Legi Mengeluh Omzetnya Turun Sampai 50%
Jombang SARANAPOS. com, Pandemi Virus Covid-19 atau virus Corona saat ini mulai merebak di Indonesia dan berdampak kepada para pedagang di pasar tradisional di kabupaten Jombang.
Dari pantauan di beberapa pasar omzetnya ada yang menurun sampai 50% dari sebelum merebaknya virus Corona. Mereka mengaku banyak warga yang takut untuk keluar rumah sehingga otomatis omzetnya penjualan menjadi menurun. Hal tersebut disampaikan pedagang pasar Legi pada Kamis 18/3/2020 saat Bupati Jombang melakukan sidak di pasar Legi Citra Niaga. Bupati meminta pedagang tidak menimbun bahan pokok seperti beras, gula, telur dan kebutuhan pokok lainnya.
Salah satu pedagang yang tidak mau disebut namanya mengatakan, akibat virus Corona omzet penjualan kami menurun dari sebelumnya, bahkan gula naik 500 rupiah per kilogramnya, katanya.
Di pasar Hj. Munjidah Wahab sempat memantau harga bahan pokok antara lain gula pasir, beras, telur, dan rempah rempah tidak ada kenaikan yang menonjol terhadap kebutuhan pokok.
Menurut Bupati Jombang, alhamdulillah persediaan bahan pokok masih aman. Yang terpenting tidak ada penimbunan barang dan borong belanjaan dalam jumlah besat. Artinya persediaan bahan pokok masih aman dan tersedia dan tidak ada ketakutan untuk kekurangan, untuk menstabilkan harga gula pasir pemerintah akan melaksanakan operasi pasar, pungkas Bupati Jombang Hj. Munjidah Wahab.


Tidak ada komentar