Kembali Sungai Berantas Menelan Korban Nyawa
Jombang SARANAPOS. com, Musim penghujan seperti saat ini aliran air di sungai Berantas makin deras dan kencang. Karena aliran airnya sangat deras bisa berbahaya.
Seperti yang dialami perahu tambangan di Dusun Klaci Desa Brodot Kecamatan Bandarkedungmulyo yang di awaki oleh Surip terbalik ketika mengangkut 6 orang dan 3 sepeda motor pada Sabtu 29/2/2019.
Dalam peristiwa terbaliknya perahu tersebut empat orang dari enam penumpang perahu penyeberangan yang terbalik di sungai Brantas masuk Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang masih dalam pencarian Tim SAR.
Berdasarkan data yang dihimpun dari petugas yang berada di lokasi, identitas korban yang hilang adalah Anista Sugandis (18 tahun), dan Surip (45 tahun). Keduanya warga Brodot, Kecamatan Bandarkedungmulyo. Kemudian Dadang (22 tahun), warga Ngrombot Kecamatan Patianrowo Nganjuk dan Pacar Dadang Septi (20 tahun), warga Mojokrapak, Kecamatan Tembelang Jombang.
Sedangkan 2 orang yang ditemukan selamat dalam insiden terbaliknya perahu tersebut, yaitu Ferdiansyah (25 tahun) warga Dusun Sentanan, Desa Ngrombot, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk dan Sukar (55 tahun) warga Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang.
“Dua orang penumpang selamat, dan empat orang penumpang lainnya masih dalam pencarian,” kata saksi Sukandar
Peristiwa terbaliknya perahu yang terbuat dari kayu tersebut terjadi pada Sabtu malam sekitar jam 23.00 WIB. Perahu saat itu ditumpangi enam orang dan tiga unit sepeda motor. Perahu itu dikendalikan Surip. Saat hendak berangkat menyeberangkan penumpangnya, perahu terseret arus hingga terbalik.
“Saat itu, ada 6 orang penumpang dan tiga unit sepeda motor tenggelam, 1 orang berhasil menyelamatkan diri dan 5 orang tenggelam,” kata Eka, petugas dari PMK Jombang yang ikut melakukan pencarian di lokasi kejadian, Minggu (1/3/2020).
Hingga saat ini, Tim SAR tengah berupaya melakukan pencarian penumpang dengan melakukan penyusuran sungai dengan menggunakan perahu karet. Selain itu, sejumlah petugas bersama warga dan Tim relawan menyisir sungai Brantas dan melakukan pemantauan di DAM (bendungan) Brantas.
(Wots Sp).


Tidak ada komentar