Breaking News

Kecamatan Dan Puskesmas Bareng Siaga Untuk Cegah Covid-19



Jombang SARANAPOS. com, Menyikapi wabah virus Covid-19 Pemerintahan Kecamatan Bareng menyatakan Siaga virus Covid-19 di wilayah Bareng. Hal tersebut disampaikan oleh Camat Bareng Usman dan Kepala Puskesmas Bareng    dr. Andri Suharyono M. KP pada Kamis 26/3/2020 di kantor kecamatan Bareng.

Camat Bareng mengatakan, untuk pencegahan dan penanggulangan virus Corona kecamatan Bareng selalu siaga dan melakukan koordinasi dengan Forkopimca dan kepala Puskesmas Bareng, kemudian melakukan sosialisasi kepada warga Desa di 13 Desa dan lembaga sosial tentang pencegahan dan  meminimalisir wabah virus Corona dengan mencuci tangan dan selalu membiasakan hidup bersih dan sehat. Beberapa hari ini juga dilakukan penyemprotan disinfektan di wilayah Desa masing-masing dan dikantor pemerintah kecamatan Bareng, tuturnya.

Kepala Puskesmas Bareng dr. Andri menyampaikan, alhamdulillah langkah yang sudah kita lakukan rapat koordinasi dengan Satgas Gugus tugas pencegahan dan penanggulangan virus Covid-19 kabupaten, saya juga masuk satgas IDI juga berkoordinasi dengan Forkopimca Bareng. Kita juga lakukan sosialisasi kepada masyarakat desa se kecamatan Bareng dengan Ledang menggunakan mobil siaga Desa, sudah 2 kali kita lakukan Ledang yang melibatkan puskesmas, staf kecamatan  dan tiga pilar Desa serta perangkat Desa. Kita juga melakukan sosialisasi di SMP  negeri Bareng dan SDN Bareng 3 memberikan pengarahan penyuluhan kepada siswa dan guru untuk mencegah kerumunan massa. Kita terus berusaha meminimalisir penyebaran virus Covid-19 dengan cara bagaimana cara mencuci tangan dengan benar. Sedangkan untuk Bareng dalam situasi kondisi aman terkendali,tidak ada ODP untuk orang dalam pemantauan yaitu orang yang pernah tinggal atau singgah di daerah terjangkit Surabaya,Solo atau Jakarta itu tidak ada. Untuk ODR (orang dalam resiko) adalah banyak yaitu banyak orangor yang kerja di surabaya, mengalami batuk, pilek tetapi setelah diobati mereka semuanya sembuh. Orang dalam resiko sampai hari ini ada 5 orang. Untuk pasien dalam perawatan di Bareng nihil, tuturnya.

"Kami aparatur Kecamatan bersama dengan Forkopimca Bareng Kapolsek dan Danramil serta Kepala Puskesmas maupun aparatur desa se kecamatan Bareng selalu melakukan koordinasi dengan intensif, juga melakukan tindakan mendatangi warung makan, Cafe atau Warkop di wilayah kecamatan Bareng dengan tujuan memberi tahu kepada masyarakat untuk tidak berkerumun terlalu lama di warung, warkop atau cafe untuk menghindari penyebaran virus Corona dan meminta warung makan, cafe dan warkop menyiapkan kran air dan sabun atau hand sanitizer agar setiap pengunjung yang datang cuci tangan terlebih dahulu sebelum masuk warung atau Cafe", pungkas Camat Bareng Usman MSi.
(Wots Sp).

Tidak ada komentar