Breaking News

Desa Pulogedang Tembelang Masuk 3 Besar Lomba KB Kesehatan Tingkat Provinsi Jawa Timur



Jombang SARANAPOS.com,
Desa Pulogedang Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang pada hari Rabu 8/1/2020 menerima kunjungan dari rombongan tim penilai lomba KB Kesehatan provinsi Jawa Timur yang dipimpin H. Yenrizal Kepala BKKBN Jatim.

Sebelum melakukan penilaian ke Pulogedang tim diterima oleh Wakil Bupati Jombang dan Ketua tim penggerak PKK Jombang Ny. Wiwin Sumrambah di pendopo kabupaten Jombang.

Setelah dari pendopo rombongan tim penilai langsung menuju ke Desa Pulogedang dengan didampingi oleh Ketua PKK Jombang dan Kepala Dinas PPKB dan PPPA Jombang Nurkamalia beserta stafnya.

Kepala BKKBN Jawa Timur H. Yanrizal Makmur mengatakan, tim penilai hari ini datang ke Desa Pulogedang untuk melakukan penilaian dan verifikasi terhadap kegiatan KB Kesehatan karena Desa Pulogedang masuk nominasi 3 besar lomba KB Kesehatan yaitu kabupaten Madiun Nganjuk dan Jombang fokus penilaian adalah Desa, dari 3 desa dari 3 kabupaten yang menang akan ikut lomba tingkat nasional, tuturnya.

Jadi kegiatan tentang KB kesehatan yang dibina oleh PKK Jombang adalah nyata tanpa rekayasa. Sedangkan yang kita nilai adalah kegiatan KB Kesehatan seperti adanya Posyandu, Pembinaan pasutri, pembinaan BKL, BKN dan pembinaan Dasawisma oleh PKK Jombang dan kegiatan yang menonjol lainnya, tutur  H. Yanrizal Makmur.

Sementara itu Ketua tim penggerak PKK Jombang Wiwin Sumrambah mengatakan, mudah mudahan desa Pulogedang nanti bisa jadi juara dan ikut lomba KB Kesehatan tingkat nasional, tuturnya.

Sementara itu Kepala Dinas PPKB dan PPPA Jombang mengatakan, desa Pulogedang ini masuk 3 besar lomba KB Kesehatan tingkat provinsi dan hari ini dilakukan penilaian dari tim provinsi, apabila nanti jadi juara 1 Desa Pulogedang akan ikut lomba KB Kesehatan tingkat nasional. Kriteria penilaian adalah adanya kampung KB, taman dolanan, pembinaan pasutri, pembinaan ibu hamil dan menyusui, adanya inovasi bank sampah, dan kerajinan.
Dengan adanya kampung KB maka  ada peningkatan pemberdayaan keluarga dan menciptakan norma keluarga kecil yang sejahtera, pungkasnya.         (Wots Sp)

Tidak ada komentar